FBS UNIMA Gelar KT Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Era Revolusi Industri 4.0

0
31
Sambutan Dekan FBS Unima Donal Ratu pada Kuliah Tamu FBS Unima yang menghadirkan pembicara Dr Kinayati Djojosuroto MPd.(ist)

SULUTIMES, Pendidikan – Bertempat di gedung LP2AI Universitas Negeri Manado (UNIMA), Jumat (20/9/2019) Fakultas Bahasa dan Seni Unima menggelar Kuliah Tamu (KT) yang menghadirkan pembicara Dr Kinayati Djojosuroto MPd.

Dekan FBS UNIMA Dr Donal Ratu MHum sebelum membuka kegiatan, memberi apresiasi dan kebanggaan Jurusan Pendidikan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia boleh menggagas kuliah tamu dengan menghadirkan narasumber yang luar biasa.

“Kami bangga boleh bersama lagi dengan dosen kita yang dikenal dengan panggilan ‘Enci Kina’. Beliau adalah senior sekaligus dosen saya. Dosen panutan di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,” tutur Ratu, Dekan termuda.

Pada kesempatan itu, narasumber Enci Kina membawakan materi “Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Era Revolusi Industri 4.0”. Dikatakannya, Pembelajaran bahasa dan sastra di era RI 4.0 menggambarkan tentang pentingnya bahasa dalam pendidikan bahkan kehidupan.

“Pendidikan bahasa merupakan pendidikan yang bertujuan untuk memanusiakan manusia. Oleh karena itu, peran jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia adalah bagaimana membuat manusia yang utuh dan berguna bagi orang lain. Itulah sebabnya kenapa bahasa tergolong dalam kelompok ilmu humaniora,” tegas Enci Kinayati.

Selanjutnya, narasumber kedua Dr Kamajaya Alkatuuk MS, Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNIMA dengan materi “Optimalisasi Peran Sastra Revolusi Industri 4.0 Perspektif Nilai dan Ekonomi”.

“Kondisi yang mengancam pendidikan dan humaniora mengharuskan imajinasi bersaing bahkan diharapkan dapat mengalahkan realitas,” ujar Kamajaya.

Lebih lanjut Kamajaya menjelaskan tentang jalan keluar sekaligus peran konkrit sastra dalam menjalani Revolusi Industri 4.0. Nilai sastra yang kuat menjadi dasar untuk membentuk industri sastra yang dapat memberi sumbangan bagi pendidikan.

“Acuan nilai kemanusiaan akan membentuk karakter kuat dan membentuk industri sastra. Bersama kita wujudkan kewirausahaan sastra” tutup Kamajaya.

Hadir dalam Kuliah Tamu yang dikemas dalam seminar ini antara lain Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia (JPBSI) Dra Wimsje Palar MHum, Sekretaris Jurusan Dr Jemmy Polii MPd, para dosen dan mahasiswa JPBSI.

Adapun kuliah tamu ini dimeriahkan tarian poco-poco dan kelompok ‘Laskar Pelangi’ dari mahasiswa JPBSI.

 

Jakas

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here