PKM Unsrat Paparkan Pengelolaan Dandes kepada Pemdes Kawiley

0
14
PKM Unsrat Paparkan Pengelolaan Dandes kepada Pemdes Kawiley
PKM Unsrat Paparkan Pengelolaan Dandes kepada Pemdes Kawiley./istimewa

SULUTIMES, Pendidikan – Di era pemerintahan Presiden RI Joko Widodo, pembangunan pedesaan menjadi titik tolak pemerataan kesejahteraan yang dilakukan pemerintah.

Dikeluarkannya UU Nomor 06 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN, yang salah satunya mengamanahkan membangun desa dengan memanfaatkan Dana Desa (Dandes) yang dialokasikan pemerintah pusat, adalah bukti nyata keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan daerah atau desa.

Paparan ini disampaikan ketua tim penceramah Hiskia HD Tasik SE MA PhD didampingi Dr Herman Karamoy SE MSi Ak dan Victorina Tirayoh SE MM Ak dalam kegiatan Program Kemitraan Mahasiswa (PKM) Unsrat bersama Hukum Tua Desa Kawiley Dr Joyce JE Luntungan BSSc MSi didampingi Sekretaris Desa Pieter Siwi dan jajaran perangkat desa dan BPD yang digelar di aula Kantor Desa Kawiley Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (23/10/2020).

“Bantuan berupa sarana dan prasarana serta infrastuktur yang baik sangat mendorong peningkatan kesejahteraan warga desa. Program pelaksanaan Dana Desa yang, dikeluarkan pemerintah pusat, sudah dimulai pada tahun 2015. Penyaluran dan pelaksanaannya secara keseluruhan di Indonesia masih berjalan kurang lancar atau banyak menghadapi kendala teknik yang mengakibatkan penyerapan anggaran dinilai lamban,” ulas Tasik.

“Perguruan tinggi sebagai salah satu agen pembangunan, dengan kegiatan tri dharma merasa ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan desa-desa menjadi desa yang mandiri dan mampu mengelola dengan baik bantuan dana desa ini yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, termasuk memberikan support atas program dan kebijakan pemerintah yang dalam era ini lebih memprioritaskan pembangunan desa dan daerah,” tambah Tasik.

PKM Unsrat Paparkan Pengelolaan Dandes kepada Pemdes Kawiley
PKM Unsrat bersama Pemdes Kawiley./istimewa

Lanjutnya, hal ini diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kawiley Kecamatan Kauditan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan guna membantu pemerintah dan masyarakat yang ada dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa ini,”

“Kontribusi dari kegiatan ini adalah meningkatkan kinerja pengelolaan dana desa yang diterima, secara baik dan benar sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku. Diharapkan pemerintah sudah mampu melakukan perencanaan sampai dengan pertanggungjawaban dana desa yang ada, dan masyarakat menjalankan fungsi dan perannya dengan baik sebagai pengawas sekaligus yang menikmati bantuan tersebut,” terang Tasik.

Hasil dari kegiatan pengabdian ini langsung dapat dirasakan oleh para peserta karena mereka bisa mendapatkan solusi yang praktis lewat tanya jawab interaktif yang dilakukan selesai pemaparan materi, berdasarkan contoh-contoh kasus di daerah lain yang bisa di sampaikan tim pengabdian yang ada. Di samping itu peserta jadi lebih memahami aturan perundang-undangan yang berlaku sehingga kedepan mereka bisa membuat anggaran yang tepat sasaran dan membuat laporan pertanggungjawaban dengan lebih baik lagi.

“Antusiasme para peserta merupakan faktor pendukung terlaksananya kegiatan pengabdian ini, meskipun dibatasi oleh waktu karena dalam situasi pandemi Covid-19 namun kegiatan ini dapat dikatakan berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Tasik kepada sulutimes.com.

Dalam kesempatan ini, di akhir kegiatan tim pengabdian melakukan pembagian sembako sebagai bentuk pengabdian turut berjuang bersama dalam menghadapi wabah pandemi Covid-19.

Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here