Pawai Taptu, Wagub SK: Kemerdekaan Diraih dengan Darah Air Mata dan Jiwa

0
13
Wagub Steven Kandouw bersama forkopimda Sulut, suasana sebelum Pawai Taptu dimulai.(ist)

SULUTIMES, Sulut – Kemerdekaan tidak dapat dengan mudah itu melalui proses pengorbanan, air mata darah bahkan jiwa.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Steven Kandouw pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 tahun 2019 di Provinsi Sulawesi Utara yang ditandai dengan upacara Pawai Taptu yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda Sulawesi Utara, Jumat (16/8/2019).

“Melalui Taptu mengingatkan kita semua bagaimana jasa jasa para Founding Father kita yang dulu memproklamirkan republik ini jadi tidak serta merta tapi melalui proses perjuangan,” ucap Wagub SK.

Pawai Taptu merupakan pawai berjalan kaki dengan membawa alat penerangan obor, yang diadakan tiap tahun dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Dr Remigius Sigid Tri Harjanto SH MSi, peserta terdiri dari personel TNI-Polri, instansi pemerintah, pelajar dan gerakan pramuka.

Pawai diawali dengan pemasangan api obor oleh Kapolda Sulut kepada perwakilan peserta. Setelah obor peserta seluruhnya menyala, dilangsungkan dengan pelepasan pawai oleh Wagub Steven Kandouw, Kapolda Sulut bersama Forkopimda.

Pawai ini bertujuan untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, khususnya di daerah Sulawesi Utara.

Ikut mendampingi Wagub Kandouw, dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang MSi, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Muhamad Rudi Mokoginta SE MTp.

 

Jakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini