Tiga Pemain Bola Voli Pra PON Sulut di ‘Terlantarkan’ Pemkot Bitung

0
121
3 Pemain Bola Voli Pra PON Sulut utusan Kota Bitung.(ist)

SULUTIMES, Sulut – Selangkah lagi tim Pra PON Sulut cabang Bola Voli bakal melangkah ke ajang PON Papua 2020.

Hampir pastinya cabang Bola Voli menuju PON, setelah diketahui, menaklukan dua Provinsi masing-masing Sulawesi Selatan (Sulsel) 3:0 dan Sulawesi Tengah (Sulteng) 3:1.

Sedangkan di laga terakhir yang merupakan laga penentuan, Pra PON Sulut akan menghadapi Provinsi Gorontalo. Jika menang, maka dipastikan Tim Bola Voli Sulut akan melenggang ke PON Papua tahun 2020.

Menurut salah satu punggawa Bola Voli Sulut, Christian Achmad meminta dukungan kepada masyarakat Sulut agar dapat memenangi laga terakhir.

“Doa dari masyarakat Sulut sangat kami harapkan, agar kami bisa berlaga di ajang PON 2020 nanti,” ujar Christian atlit asal Kota Bitung.

Namun, keberhasilan hingga kini yang dicapai tim Pra PON Sulut bisa dibilang tak sebanding dengan usaha dan kerja keras para atlit, terlebih atlit yang berasal dari kota Bitung. Diketahui dalam tim Bola Voli Sulut di ajang Pra PON ini ada 3 atlit asal Kota Bitung, Christian Achmad (Toser), Christian Rooroh dan Hendrik Boki yang ketiganya masuk dalam tim inti.

Miris, dari pengakuan atlit asal Kota Bitung ini. Ketiganya menyayangkan pihak Pemkot Bitung tidak memperhatikan mereka sebagai utusan Kota Bitung.

“Mungkin hanya kami mewakili daerah asal yang tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah. Terlebih, terkait finansial,” ujar ketiganya serempak, Rabu (21/8/2019) kepada sulutimes.com.

Untuk itu, ketiganya berharap agar Pemkot Bitung dapat melihat hal ini dengan serius.

“Walaupun belum mendapat perhatian serius dari Pemda, harapan doa dari masyarakat Kota Bitung kami perlukan untuk kami bisa menggapai kemenangan dan dapat berlaga di ajang PON 2020 Papua,” harap mereka.

 

Inggit/Jakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini