Ratas, Gubernur Olly Laporkan Perkembangan Kasus Covid-19 di Sulut

0
32
Gubernur Olly Laporkan Perkembangan Kasus Covid-19 di Sulut
Ratas, Gubernur Olly Laporkan Perkembangan Kasus Covid-19 di Sulut./istimewa

SULUTIMES, Sulut – Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Sekdaprov Asiano Gammy Kawatu, Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Daerah Sulut Evans Steven Liow dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Denny Mangala menyampaikan perkembangan kasus pada Rapat Koordinasi Terbatas (Ratas) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melalui video conference, Sabtu (5/2/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Olly melaporkan sebanyak 353 Kasus positif Covid-19 terjadi sejak bulan Januari – Februari 2022.

“Kasus positif terjadi dari perjalanan luar negeri sebanyak 32 orang, kemudian domestik 178 kasus,” papar orang nomor satu di Sulut ini.

Gubernur Olly mengungkapkan, kontribusi perjalanan terhadap penambahan kasus positif covid di Sulut cukup dominan yakni 60%.

Sehingga Gubernur pun menyampaikan akan melakukan kesiapan menghadapi gelombang ketiga Covid-19 di Sulut.

Gubernur Olly mengatakan, sejauh ini ketersediaan tempat tidur di rumah sakit sangat memadai.

“Sampai sekarang kita masih menggunakan rumah sakit khusus Covid-19 yang dibangun BNBP dan pemerintah,” ujarnya.

Lanjut kata Gubernur Olly, keterisian rumah sakit tersebut masih 50% dan sarana kesehatan lain belum dipakai namun selalu siap.

Untuk fasilitas kesehatan, lanjut Olly, Sulut menyediakan 195 unit puskesmas, 49 rumah sakit, satu rumah sakit darurat dan rumah isolasi dua unit.

“Total bed (tempat tidur) ada 1.679 dan ICU 133 unit,” urainya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly turut memaparkan perkembangan vaksinasi di semua kabupaten/kota dengan progres capaian sangat bagus.

Diketahui, sejak tanggal 5 Januari hingga 4 Februari 2022 tercatat 148 Warga Negara Indonesia yang tiba di Sulut dan dua orang terjaring positif dari tes PCR.

Sementara untuk Warga Negara Asing (WNA) mencapai 461 orang, dan terlapor positif 30 kasus.

Jakas/*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini