Polemik Atlit Pra PON Bola Voli, Lomban: Itu Level Provinsi, Kami Hanya Sebatas Berikan Reward

0
33
3 Pemain Bola Voli Pra PON Sulut utusan Kota Bitung.(ist)

SULUTIMES, Bitung – Terkait keluhan tiga atlit utusan Kota Bitung yang saat bergabung bersama Pra PON Sulut di cabang olah raga Bola Voli.

Pemkot Bitung menerangkan bahwa tidak ada pembiaran terhadap keikutsertaan mereka pada cabor bola voli yang saat ini sedang berlaga.

Hal ini disampaikan Kadis Kepemudaan dan Olahraga Kota Bitung Anita Lomban sebagai dinas yang berhubungan langsung dengan bidang olahraga.

“Pemkot Bitung dalam hal ini bukan tidak memperhatikan, karena itu level Provinsi dan pastinya anggaran dari pihak Provinsi,” terang Lomban saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/8/2019).

“Jadi lebih jelasnya, kalau level Pra PON anggarannya dari provinsi, biasanya pihak Pemkot akan memberikan reward kalau ada dasar surat himbauan,” tambahnya.

Dijelaskan lebih lanjut, Lomban mencontohkan salah satu atlit asal Kota Bitung yang berlaga diajang Asia Games Abdul Malik (Pencak Silat,red), pihaknya memberikan reward karena ada dasar surat himbauan langsung dari Kementerian.

“Pemerintah kasih reward ada pula dasarnya, tidak sembarangan karena ada pemeriksaan,” ungkap Lomban.

Terkait masih berjuangnya para punggawa Pra PON Sulut cabang Bola Voli yang saat ini masih mengisahkan satu pertandingan untuk lolos ke PON 2020 Papua, Lomban pun mendukung dan mendoakan kiranya dapat meraih kemenangan.

“Saya sangat mendukung dan semoga ketiga pemain ini bisa memenangkan pertandingan penentuan nanti, sekali lagi bukan adanya pembiaran, tapi semua punya tupoksi masing-masing dan harus ada dasar,” kuncinya.

Diketahui, tiga atlit utusan Kota Bitung tersebut, Christian Achmad (Toser), Christian Rooroh dan Hendrik Boki yang ketiganya masuk dalam tim inti.

Mereka mengeluhkan bahwa keikutsertaan mereka di ajang Pra PON Cabor Bola Voli tidak ada dukungan dari Pemkot Bitung sebagai daerah asal mereka terkait bantuan finansial.

 

Ronny/Jakas 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini