Smart Economy Konsep Unggulan Sonya Kembuan Bacalon Walikota Manado

0
75
Sonya Selviana Kembuan

SULUTIMES, Manado – Bakal Calon Walikota Manado Kota Manado Ir Sonya Selviana Kembuan (SSK) berharap Kota Manado bisa menerapkan konsep smart city khususnya dalam sektor ekonomi yaitu smart economy.

Hal ini merupakan bagian dari visinya ‘Manado Kota Modern yang Berbudaya’ dan satu dari beberapa misi yang sudah dirumuskannya.

“Smart economy merupakan konsep yang akan mengarahkan kehidupan masyarakat di Kota Manado secara efisien dan efektif dalam pemberdayaan di sektor industri. Bagaimana caranya? Yaitu dengan memanfaatkan perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi dalam proses produksi dan distribusi barang maupun jasa. Tujuannya? Jelas untuk memberikan keuntungan kepada masyarakat pebisnis di Manado, dan secara otomatis menciptakan lapangan pekerjaan dan peluang usaha terus-menerus untuk warga lokal Manado,” ungkap Kembuan via media sosial saat dikonfirmasi pewarta terkait visi dan misinya sebagai bakal calon yang kian viral, Sabtu (21/09/2019).

Industri yang dimaksudkannya adalah industri besar hingga industri rumah tangga. Dalam konsepnya, Kembuan berharap Kota Manado bisa menjadi salah satu kota pusat perdagangan Asia Pasifik.

Selayaknya Singapura, Xiamen City, dan beberapa kota didunia saat ini yang sebenarnya hanya merupakan ‘tempat persinggahan’ namun bisa menjadi kota bahkan negara dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat.

Kembuan berharap konsep ini juga akan merangsang pertumbuhan ekonomi di kabupaten kota lain yang ada di sekitar Kota Manado. Ia mencontohnya komoditi pertanian kopra dari tanaman kelapa, pala dan cengkih. Ia optimis dengan memanfaatkan teknologi yang saat ini antara lain penjualan yang bisa menggunakan bursa saham secara elektronik maka pemerintah daerah bisa mengontrol harga jual supaya tetap pada posisi yang menguntungkan masyarakat lokal.

“Ibaratnya seorang petani membutuhkan storage atau gudang penampungan sementara, sebelum bertemu dengan pedagang atau pembeli yang baik. Baik dalam arti; rekan bisnis yang saling membutuhkan dan saling menguntungkan, rekan bisnis untuk jangka panjang sehingga produk pertanian (misalnya, red) tersebut atau produk yang dihasilkan akan selalu terjual dengan memberikan keuntungan. Keuntungannya kepada siapa? Tentu saja kepada petani, pedagang dan juga orang Manado yang memang tinggal di kota ini. Selain itu, jika pembeli tidak memberikan harga yang sesuai maka hasil produksi masih tersimpan secara baik di gudang milik pemerintah atau dalam pengawasan pemerintah dan terjamin kualitasnya, hingga menemukan pembeli yang sesuai harapan,” ulas pengusaha perempuan yang pernah menerima penghargaan tingkat internasional di Swiss ini.

Lebih lanjut, Kembuan mengatakan ia sudah banyak bepergian ke banyak kota-kota besar di dunia. Sebagian besar kunjungannya merupakan perjalanan bisnis sehingga secara jelas ia dapat melihat banyak hal positif yang sebenarnya bisa ditiru Kota Manado untuk mencapai kemajuan kota dan menyejahterakan masyarakatnya secara merata.

“Konsep smart economy menempel pada tujuan utama hadirnya pemerintah dalam sebuah daerah, yaitu membuat seluruh penghuni kota yaitu warga lokal Kota Manado untuk bisa mendapatkan kehidupan yang layak, nyaman dan penuh kedamaian. Sebuah kota tidak akan bisa aman dan damai sepenuhnya, jika masyarakatnya hidup miskin dan tidak memiliki prospek kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang,” jelas pemilik bisnis travel NyiurTrans Kawanua ini.

Konsep smart city: smart economy akan memberdayakan sumber daya alam seimbang dengan sumber daya manusia (SDM). Jika konsep ini berjalan maka semua akan merasakan manfaat konsep smart economy bahkan dari sisi usia, mulai dari mereka yang usia produktif, anak-anak, pelajar bahkan lansia bisa ikut merasakan.

“Jika perekonomian berjalan baik maka pendidikan untuk semua usia akan berjalan baik. Perusahaan akan menyadari kewajiban program CSR (misalnya, red) secara jelas dan tepat sasaran, banyaknya beasiswa bagi warga lokal Manado hingga diharapkan terjadi transfer ilmu secara positif bagi masyarakat Manado nantinya. Sebuah konsep yang tidak hanya memikirkan keuntungan ekonomi saat ini tapi hingga dimasa yang akan datang,” tutur pengusaha yang kini merambah bisnis di bidang kosmetik ini.

Ditegaskan Sonya Kembuan bahwa konsep smart economy bukan berarti menempatkan kecanggihan teknologi diatas segala-galanya melainkan memanfaatkan teknologi untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakatnya.

“Smart economy berarti sebuah kota yang memiliki perekonomian yang berjalan maju bukan stagnan apalagi mundur dan smart city yang sesungguhnya adalah kota yang memiliki pemerintahan yang cepat dalam memberikan solusi kepada setiap permasalahan warganya,” kata Kembuan.

 

Jakas/*

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here