Your Ads

Saturday, Jan 19, 2019
HomeActual & ValidSulutMitraAstaga…! Diduga Caleg Dapil Tiga Libatkan Perangkat Desa Salurkan Bahan Kampanye

Astaga…! Diduga Caleg Dapil Tiga Libatkan Perangkat Desa Salurkan Bahan Kampanye

Ilustrasi ASN

SULUTIMES, Mitra – Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga perangkat desa harus bersikap netral menghadapi tahapan Pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Namun, yang terjadi di kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tepatnya di wilayah Kecamatan Tombatu Timur, salah satu perangkat di desa yang berada di kecamatan tersebut malahan jor-joran menyalurkan bahan kampanye jenis kalender milik oknum calon legislatif daerah pemilihan (Dapil) III inisial HT alias Heedy.

Ironisnya penyaluran kalender bergambar caleg lengkap dengan visi misinya itu dilakukan di fasilitas pemerintah jenis balai pertemuan umum, yang nyata-nyata dilarang dilakukan sebagaimana bunyi undang-undang kepemiluan.

Modus operandi penyaluran bahan kampanye pun dikemas secara apik melalui kegiatan keagamaan perayaan Natal, di salah satu desa di Kecamatan Tombatu Timur, beberapa waktu lalu.

Sejumlah sumber dan saksi mata mengungkap, awalnya warga hanya sekadar mengetahui kegiatan tersebut sebagai perayaan Natal desa yang lazim dilakukan tiap tahun dengan mewakilkan sekira empat orang lanjut usia (lansia) dari masing-masing jaga atau wilayah di desa setempat.

Di penghujung kegiatan Natal sore itu, lantas muncul oknum caleg inisial HT alias Heedy bak sinterklas yang konon diberi kesempatan oleh oknum kepala desa setempat untuk menyampai pesan Natal.

“Nah sesudah itu beberapa perangkat desa (Pala) menyalurkan santunan terigu dan gula pasir masing-masing 1 kilo gram yang ternyata di dalamnya berisikan kalender milik caleg. Kalender itu pula memuat foto dan visi misi caleg,” beber sumber kredibel kepada media ini, Minggu (23/12/2018).

Sumber pun menduga ada skenario penggagas kegiatan dan caleg inisial HT guna menjadikan momentum keagamaan sebagai sarana dan drama politik. Dikatakan sumber, wajar-wajar saja ada pembagian santunan bagi lansia, apalagi di momentum kasih Natal halnya dilakukan semua denominasi gereja.

“Yang jadi masalah kenapa sumber santunannya dari oknum caleg. Bahkan sampai menyertakan kalender bamateri politik pula. Jadi rupanya sudah disetting,” nilai sumber.

Lantas siapa aktor hajatan relijius berbungkus politis itu?. Sumber menyembut salah satu organisasi keagamaan di desa setempat. Ihwalnya, caleg sengaja diundang dan diberitahukan oleh petinggi organisasi keagamaan di desa setempat untuk menghadiri sekaligus menyalurkan santunan dan bahan kampanye. Artinya, nilai sumber, bisa jadi pemerintah setempat diperalat oknum caleg, tanpa memberitahukan kepada pemerintah desa mengenai akan adanya aksi pembagian bahan kampanye.

“Atau pemerintah dan panitia pelaksana sama-sama sudah mengetahui akan ada pembagian santunan diikuti bahan kampanye oknum caleg inisial HT,” tutur sumber menganalisa sembari meminta instansi yang bersangkutan yakni Bawaslu dan jajarannya untuk mengklarifikasi kebenaran informasi yang berkembang.

Ketua Panwaslucam Tombatu Timur Devie D Pondaag membenarkan adanya laporan mengenai pembagian sembako dan kalender lengkap dengan visi misi milik caleg inisial HT.

“Laporannya memang sudah kami terima. Dan sejauh ini kami sudah membentuk tim investigasi dan klarifikasi mengenai kebenaran kabar tersebut. Artinya sejauh ini masih menjadi dugaan pelanggaran yang perlu pembuktiannya,” kata Pondaag.

Menurut Pondaag, baik perangkat desa ataupun caleg yang dimaksud berpotensi terkena sanksi apabila terbukti. “Baik itu sanksi pidana atau sanksi administratif nanti diputuskan melalui kajian dan prosedur penanganan pelanggaran Pemilu,” pungkas Pondaag.

 

Greg

Comments

comments

Roadshow Sanggar Man
Libur, Administrasi

viktory.rotty@yahoo.com

Rate This Article:
NO COMMENTS

Sorry, the comment form is closed at this time.

Pin It on Pinterest

Share This