Diduga Sarat Kepentingan Politik Perekrutan Pegawai Kontrak Kemenag Bolmong

0
18
Ilustrasi.(ist)

SULUTIMES, Bolmong – Tensi politik di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) nampaknya mulai memanas. Berbagai cara tak fair pun mulai dipertontonkan oleh sejumla pihak demi meraih dukungan.

Salah satu yang paling di soroti belakangan ini adalah proses perekrutan tenaga Honorer di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bolmong yang diduga kuat sarat dengan kepentingan politik Calon Legislatif (Caleg) tertentu yang masi kerabat dekat pejabat penting Kemenag.

Dari penuturan sejumlah sumber kepada Media ini, baynak praktek tak lazim (Curang) yang diterapkan pada perekrutan tenaga Kontrak Kemenag Bolmong dimana diduga kuat akibat tak mengikuti sikap politik pejabat peting Kemenag, sejumlah peserta yang sudah dinyatakan lulus tes ternyata tidak diberikan Surat Keputusan (SK) sebagaimana yang di janjikan petinggi Kemenag.

Aroma tak sedap itupun semakin menyeruak kuat kepermukaam setelah ada pengakuan dari sejumlah peserta yang sempat didatangi Tim Sukses (Timses) Caleg yang masih kerabat Oknum Pejabat Kemenag yang membujuk untuk memberikan dukungan kepada Caleg yang di maksud supaya boleh lolos dalam seleksi.

“Tidak bermaksud berfikir negatif, namun secara kebetulan pasca permintaan oknum Timses Caleg tertentu itu tak dapak kami penuhi, bersamaan dengan itu juga saya tak dapat panggilan penerimaan SK,” ungkap sumber resmi, namun meminta namanya untuk tidak diberitakan, Kamis (24/1/2019).

Parahnya lagi kata sumber, ada sejumlah orang yang tanpa mengikuti tes justru turut di sertakan dalam surat pengumuman nama-nama yang lolos dan langsung di berikan SK.

“Rata-rata orang yang di loloskan tanpa tes adalah orang dekat oknum pejabat yang merupakan bagian dari pemenangan Caleg kerabat pejabat yang dimaksud,” terang sumber dengan nada kecewa.

Tak sampai disitu saja, reaksi keras yang mulai di tunjukan peserta menuntut hak yang dijanjikan pun nampaknya langsung direspon. pihak Kemenang pun meminta peserta yang lolos dan tak terima SK untuk tetap bersabar.

“Bukannya mendapat SK, tapi kita hanya mendapat janji dari pimpinan akan di masukan dalam daftar tenaga cadangan karena kontrak bagi peserta yang suda di berikan SK cuman berlaku hingga 6 Bulan,” ujar mereka.

Meski demikian untuk mendapatkan informasi yang berimbang serta keterangan lebih jelas, wartawan Sulutimes.com mencoba mendatangi Kantor Kemenang Bolmong hendak bertemu dan langsung keruangan Kepala Kantor yakni Tafif Pakaya, namun yang bersangkutan beberapa kali tidak berada di tempat.

 

Adry Paputungan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini