Your Ads

Monday, Feb 18, 2019
HomeActual & ValidEkonomi & BisnisBegini Penjelasan Dirut BSG Terkait Pemindahan RKUD

Begini Penjelasan Dirut BSG Terkait Pemindahan RKUD

Dirut BGS Jeffry Dendeng

SULUTIMES, Sulut – Terkait sejumlah Pemerintahan Daerah dalam hal ini pemegang saham di Bank Sulut-Gorontalo (BSG) yang telah dan akan berniat memindahkan Kas Daerah mereka ke Bank lain ditanggapi dingin Direktur Utama (Dirut) BSG Jeffry Dendeng.

Dengan tegas Dendeng mengungkapkan bahwa hingga kini bank yang dipimpinnya tersebut dalam keadaan sangat baik.

“Perlu saya jelaskan bahwa yang dipindahkan kas daerah (Rekening Kas Umum Daerah/RKUD,red), sedangkan modal atau sahamnya di Bank Sulut tetap ada. Dan itu tidak berpengaruh pada permodalan bank,” ungkap Dendeng kepada sejumlah wartawan, Rabu (30/1/2019).

Apalagi katanya hingga saat ini baru Pemkab Bolmong yang memindahkan kas ke bank lain.

“Sedangkan Pemda lain seperti Pemkot Manado dan Pemkot Kotamobagu RKUD-nya masih tetap di Bank Sulut,” kata Dendeng, yang kembali menegaskan bahwa hingga kini Bank Sulut tetap aman.

“Kalau kas daerah bisa dipindahkan, namun untuk modal atau saham harus dijual dan memungkinkan dibeli pemegang saham,” ucap Dendeng. “Modal kita banyak, bahkan di tahun 2019 lalu Bank Sulut mendapat keuntungan sekitar 350 miliar,” tutur Dendeng lagi.

Lanjut Dendeng sebenarnya kalau hanya pindah kas daerah tak menjadi masalah, namun potensi terjadi kredit macet.

“Jujur saya kalau untuk uang yang masuk dari pusat ke kas Bank Sulut hanya Rp70-an miliar setiap bulan dan itu langsung disalurkan, dan itu terjadi setiap bulan, tanpa ada dana yang mengendap di Bank Sulut. Jadi memang tak ada dampak sama sekali bagi modal Bank Sulut,” ujar Dendeng yang membantah soal kabar yang menyebutkan dana kas daerah Pemkab Bolmong sebesar Rp1,2 triliun yang ditarik.

Dia pun buka-bukaan bahwa ada 2900-an ASN di Pemkab Bolmong yang meminjam kredit dengan jumlah total Rp480 miliar.

“Bukan pindah kas yang menjadi masalah tapi potensi kredit macetnya, karena para ASN ini sudah mengambil kredit di Bank Sulut, dan penyaluran gaji yang dipindahkan akan mengakibatkan kredit macet yang bisa mengakibatkan proses hukum. Belum lagi para ASN yang bersangkutan akan kena BI Checking,” terang sosok yang merupakan seorang bangkir handal itu.

Menariknya Dendeng merasa aneh dengan sikap Pemkab Bolmong yang menurutnya masih sah sebagai salah satu pemegang saham di Torang pe Bank.

“Saya juga heran, Pemda Bolmong modalnya masih di Bank Sulut, namun kas daerahnya dipindahkan ke bank lain,” ketus Dendeng dengan nada heran.

 

*/Jakas

Comments

comments

Sejumlah Pelajar SMA
Terkait Pemindahan R

viktory.rotty@yahoo.com

Rate This Article:
NO COMMENTS

Sorry, the comment form is closed at this time.

Pin It on Pinterest

Share This