Dongkrak Ekonomi Sulut, Jokowi: Pariwisata Sulut Jangan Kalah Sama Bali

0
10
Presiden Joko Widodo

SULUTIMES, Sulut – Mengunjungi tempat wisata di Likupang Minut, Kamis kemarin, dan dilanjutkan pagi hari ini mengunjungi Pelabuhan Manado, Taman Nasional Bunaken dan Pelabuhan Ferry Bitung.

Presiden Jokowi dalam kunjungan kerjanya dua hari di Sulut terus didampingi Gubernur Olly Dondokambey, menegaskan pemerintah ingin mengembangkan wisata di Sulut yang ekonominya tumbuh pesat karena wisata.

“Pemerintah pusat memberikan dukungan, misalnya kayak jalan, jalannya sempit ya digedein, pantainya di perbaiki, bandaranya tadi kita lihat waduh terminalnya kurang gede, sekarang ini baru bisa nampung penumpang 2 juta nanti Agustus 2020 akan selesai terminalnya digedein menjadi 6 juta penumpang,” kata Jokowi di Graha Gubernuran Manado, Kamis (5/7/2019).

Menurut Presiden pembangunan terminal Bandara Sam Ratulangi langsung dikerjakan, September mulai Agustus 2020 selesai, kerja siang malam. Sementara soal runway Bandara Sam Ratulangi yang dilaporkan kurang panjang, menurut Presiden Jokowi, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang runway agar pesawat badan besar bisa turun di Manado.

Selain jalan digedein, runway dipanjangin, terminal bandara digedein, Presiden Jokowi juga meminta agar plasa untuk pantai juga diperbaiki.

“Ya memang seperti itu bekerja, orang datang kesini kemudian melihat cantik indah bagus, ya akan kembali lagi. Jangan kalah dengan Bali suatu saat nanti,” ucap Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan pentingnya keramahan penduduk Sulut dalam menyambut wisatawan. Tambah Presiden, kebersihan restoran, rumah makan, toilet juga harus diutamakan dan membudaya.

Sementar itu usai meninaju pelabuhan Manado dan Pulau Bunaken Jokowi berjanji akan mebenahi fasilitas yang ada di Pulau Bunaken.

“Taman laut Bunaken merupakan destinasi wisata andalan Sulawesi Utara yang sudah mendunia. Pak Presiden sangat mengagumi sambil memberi perhatian pada beberapa hal yakni penambahan dan perbaikan fasilitas wisata serta keamanan dan kenyamanan wisatawan,” ujar Jokowi seperti disampaikan Kabag Humas Pemprov Sulut Christian Iroth mengutip pernyataan Gubernur OD, Jumat (5/7/2019).

Begitu pula ketika mengunjungi Pelabuhan Ferry di Kota Bitung. Dikatakan Jokowi, akan segera membenahi infrastruktur yang ada di Pelabuhan ferry untuk menunjang peyeberangan antar pulau di wilayah Timur.

“Pelabuhan Ferry adalah salah satu sarana penting untuk menghubungkan Kota Bitung dengan wilayah kepulauan Timur. Mulai tahun depan dermaga pelabuhan akan segera diperlebar,” ucap Jokowi.

Tak hanya pelabuhan ferry, Jokowi pun melihat bahwa akses antara Kota Bitung ke pulau Lembeh dibutuhkan jalan penghubung. Untuk itu Presiden Jokowi berjanji akan segera merencanakan untuk pembuatan jembatan penghubung.

“Mudah-mudahan tahun depan pembangunan pelebaran pelabuhan ferry berjalan, juga direncanakan proses pembangunan jembatan penghubung Kota Bitung ke Pulau Lembeh bisa berjalan bersamaan,” tutur Jokowi.

Dikesempatan lainnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan ke Sulut, ungkap Presiden, sempat berbisik padanya jika pembangunan berbagai fasilitas infrastrutur di daerah itu mahal. Tetapi Presiden mengingatkan, meskipun mahal nantinya akan ada incomenya yang masuk dari para wisatawan gitu lho, ada devisa masuk dari wisatawan.

“Kita juga punya hitung-hitungan mengeluarkan tetapi punya hitung-hitungan kembali ke negara apa, bukan awur-awuran, bukan mengeluarkan aja yang bener aja endak,” tegas Presiden Jokowi.

Dalam kunjungan di Sulut ini, turut dihadiri Ibu Negara Iriana, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw.

 

Jakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini