Hasrat Presiden Jokowi Bawa Indonesia Menjadi Negara Maju Melalui Ekspor Impor dari Sulut

0
274
Hasrat Presiden Jokowi Bawa Indonesia Menjadi Negara Maju Melalui Ekspor Impor dari Sulut
Presiden RI Joko Widodo bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw./istimewa

SULUTIMES, Sulut – Rakyat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) percaya Presiden Joko Widodo mampu meruntuhkan tembok penghambat perdagangan. Ya, salah satunya sampai hari ini, gerbang pintu expor impor dari Sulut khususnya kebijakan ekspor impor segera di buka.

Apa yang dilakukan pemerintah Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw (OD-SK) sebagimana arahan presiden bahwa sudah saatnya kebijakan nasional lebih terbuka dan berbagi secara merata dengan menjadikan KEK Manado-Bitung sebagai Gate Expor Impor baru di Indonesia.

Belajar dengan apa yang dilakukan Presiden China Jin PING dan Presiden Korea Selatan Park Chung Hee, Presiden pelopor kemajuan Korea Selatan.

“Majunya suatu negara tidak lepas dari pemimpin dari negara itu sendiri. Dan jokowi memilki itu, dimana telah membangun fundamentalis yang membangun ekonomi berkeadilan. Dan ini pertanda Indonesia bisa masuk jadi negara maju,” ujar Doktor Gerdi Worang.

Senada diungkapkan Vence Pinontoan di mana Percepatan pembangunan di Indonesia timur amat ditentukan oleh di bukanya kran Ekspor Import dari Sulut. Karena pertumbuhan ekonomi akan sangat dipengaruhi oleh perdagangan dan investasi itu sendiri.

Mengapa? karena dari seluruh konsumen saat ini, tidak akan percaya terjadinya perang dagang. Kemungkinan juga mereka tidak mudah merasa kehilangan pekerjaan. Karena arus perdagangan kuat apabila perdagangan antar kepulauan dapat berlangsung secara berkesinambungan dan ini adalah keadilan negara bagi rakyat.

Hasrat Presiden Jokowi Bawa Indonesia Menjadi Negara Maju Melalui Ekspor Impor dari Sulut

“Kita jangan terlalu takut dengan isu ancaman kedaulatan negara dari sekelompok orang yang tidak ingin Indonesia maju. Dan kita jangan terjebak dengan kooptasi kebijakan monopoli perdagangan di Indonesia,” kata Pinontoan.

Amat terlebih kita harus berani mendorong pengusaha dalam negeri dan daerah ikut bersaing di dunia internasional. Sulut sejak dahulu adalah jalur perdagangan dunia dan jalur maritim dunia, dan sekarang menjadi jalur utama digitalisasi Dunia.

Artinya belajar dari Cina dan Korsel mampu membangun kota perdagangan berkelas dunia selang dalam 1 dekade atau 10 tahun.

“Saya yakin Presiden mampu mewujudkan Indonesia memasuki babak baru sebagai negara yang diperhitungkan. Kuncinya menjadikan pelabuhan laut serta udara sebagai pusat gate eksport impor indonesia,” ulas Pinontoaan sembari menambahkan dengan eksport impor dibuka di Sulut, maka daerah di Indonesia timur akan turut berkembang.

Sementara itu, Tokoh Pendidikan Drs ASP Mongan MpD mengatakan pendekatan pembangunan di Sulut sangat membanggakan. Terbangunnya industri Pariwisata dan terbangunnya industri Kesehatan serta terjadinya percepatan pembangunan infrastruktur di Sulut karena tangan dingin ODSK.

“Ini pertanda bahwa dengan menjadikan Sulut sebagai pusat pertumbuhan dan perdagangan dunia. Saya kira SDM di Sulut akan mampu bersaing di bawah kepemimpinan ODSK dengan dukungan dari Presiden Ir Joko Widodo. Karena hasrat untuk membawa perubahan Indonesia menjadi negara maju hanya ada di tangan presiden,” ujarnya.

Jakas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini