Diduga Cemarkan Nama Baik, Masengi Polisikan Mantan Istri

0
43

SULUTIMES, Manado – Dugaan kasus pencemaran nama baik lewat media sosial, berdasarkan laporan polisi nomor: LP/263/V/2021/SPKT/POLDA SULUT tertanggal 28 Mei 2021, terhitung tanggal 28 Juli 2021 telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kepada awak media, pelapor Dicky Masengi mengatakan, sudah menerima surat dari Polda Sulut nomor: B/100/IX/2021/DitReskrimsus, perihal; Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan, tertanggal 8 September 2021, yang ditandatangani oleh a.n. Dirteskrimsus Polda Sulut Kasubdit V Siber AKBP Dody Haryansah, S.H., M.H.

Dicky Masengi mengakui, bahwa dirinya melaporkan MST (mantan istrinya), karena dinilai telah mencemarkan nama baiknya lewat media sosial (fb) dengan tuduhan telah melakukan pencurian di rumah yang masih milik bersama karena belum ada putusan PN terkait harta gono gini. Ahli bahasa dan ITE sudah dimintai pendapatnya terkait kasus ini, makanya sudah ada peningkatan penanganan kasus dari pihak kepolisian.

“Saya terpaksa melaporkan perbuatan terlapor yang dilakukan sebelum pelaksanaan sidang raya gereja ke-34 di Wuwuk, karena telah mencoreng nama baik. Dalam acara gereja tersebut, banyak orang bertanya-tanya sampai saya bingung untuk jawab apa,” ungkap Masengi, Rabu (15/9/2021).

Menurut pelapor, apa yang ditulis dalam akun fb terlapor tidak benar. Sebab yang diambil dari rumah di Perum Graha Indah Blok i/11 Pineleng adalah kasur yang masih menjadi harta milik bersama. Dan kasur tersebut untuk mengganti kasur anaknya yang rusak akibat banjir.

“Lewat peristiwa ini, menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, agar berhati-hati menggunakan media sosial, jangan sampai terjebak dalam pelanggaran uu ite,” kata Masengi.

 

(Jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here