Miris, Waruga Di Desa Kaima Banyak Dirusak

0
256
Nampak salah satu Waruga di Desa Kaima diduga dirusak oleh orang tak bertanggungjawab.(sulutimes)

SULUTIMES, Minut – Situs cagar budaya Waruga yang banyak tersebar di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) membutuhkan perhatian serius baik Pemerintah maupun masyarakat sendiri.

Nyatanya banyak ditemui, Waruga disejumlah titik tak terawat maupun diduga banyak tangan jahil yang dengan sengaja merusak situs bersejarah tersebut hingga dicuri.

Buktinya, seperti yang dijumpai LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Minut.

Akan hal tersebut, melalui Ketua GMBI Minut Howard Hendriek Marius melaporkan dugaan pengrusakan dan pencurian Waruga terlebih yang ada di Desa Kaima Kecamatan Kauditan ke aparat hukum Polsek Kauditan.

Dalam laporannya Marius mengatakan bahwa pengrusakan tersebut di ketahui oleh juru kunci Waruga desa Kaima yakni Noldy Pateh sekitar jam 07:00 WITA, pada saat akan melakukan pembersihan rutin di situs waruga tersebut.

“Ini harus di usut tuntas dan sampai selesai. Karena sudah melanggar undang-undang yang berlaku tentang situs Cagar Budaya dan telah mencoreng indahnya budaya di desa Kaima yang merupakan tanah kelahiran saya,” jar Howard panggilan akrabnya kepada sulutimes.com, Jumat (14/6/2019).

Terkait laporan tersebut, Kapolsek Kecamatan Kauditan IPTU Ahmad Bastari SSos mengatakan bahwa akan langsung melakukan penyelidikan mengenai pengrusakan dan pencurian di situs Waruga Desa Kaima Kecamatan Kauditan Minahasa Utara.

“Kami akan melakukan tindakan tegas melalui proses hukum terhadap siapa saja yang berani merusak atau mencuri di situs Cagar Budaya yang merupakan warisan leluhur,” tegas Bastari.

“Siapapun yang merusak akan diberi tindakan hukum, terlebih situs pekuburan kuno waruga di desa Kaima memiliki pengesahan registrasi di BALAR Pusat Gorontalo dan dilindungi oleh Undang Undang Cagar Budaya No 11 tahun 2010,” terangnya.

Di tempat terpisah juru kunci Situs Waruga Desa Kaima Noldy Pateh mengatakan melakukan pengamanan yang lebih ketat lagi.

“Untuk menjaga Situs waruga Desa kaima, kami akan perketat lagi agar situs tersebut dapat tetap lestari selamanya,” ucap Pateh sembari meminta pihak terkat agar dapat memperhatikan pelestarian situs Waruga.

 

Nando/Jakas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here