Dilandasi Spirit Juang Bote, 76 Tahun RI DPP Bantik MSS & K3 Gelar Kawanua Berdoa

0
72

SULUTIMES, Jakarta – Prihatin dengan kondisi bangsa Indonesia yang sedang dilanda pandemi Covid-19 dan dalam rangka memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan NKRI, Dewan Pimpinan Pusat Bantik Masuinsau Su Sasengkoang bersama dengan DPP K3 serta keluarga Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi, menggelar ‘Kawanua Berdoa’, Selasa (24/8/2021), melalui zoom.

Juvani Mongan, Ketua Umum DPP Bantik Masuinsau Su Sasengkoang (Bantik MSS) didampingi ketua panitia ‘Kawanua Berdoa’ Kolonel Laut Febri Tangkudung, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mengaktualisasikan komitmen kebangsaan yang sedang bergumul dengan pandemi covid-19. Disisi lain, untuk dan juga mesebagai lahir dari keprihatinan yang mendalam atas pergumulan bangsa Indonesia. Kawanua Berdoa melibatkan lintas agama.

“Lewat doa kita saling menguatkan antar sesama anak bangsa dalam menghadapi gumul pandemi covid-19, Tuhan maha pengasih dan penyayang pasti akan mempukan kita semua dalam melewati badai hidup. Dan juga meskipun hanya melalui teknologi zoom, sesama anak suku Bantik saling melepas rindu serta sebagai langkah awal dalam memperingati wafatnya pahlawan nasional asal banua Bantik Robert Wolter Mongisidi pada tanggal 5 September,” kata Mongan.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Dewan Pembina Bantik MSS, W. Donald R. Pokatong. Menurut Donald Pokatong, dengan adanya wabah pandemi covid-19 yang sangat berdampak negatif dalam aspek sosiokultural dan ekonomi bahkan psikis kepada masyarakat Indonesia dan Dunia, DPP Kerukunan Keluarga Kawanua di bawah Pimpinan Doktor Ronny F. Sompie sebagai ketua umum dan dimotori Waketum 3 DPP KKK Pdt. Audy Wuisang, STh, MSi menggelar Kawanua Berdoa. Ini sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak khusus Tou Kawanua.

“Pada Edisi Khusus Kemerdekaan ini, kami masyarakat Bantik didapuk untuk berkolaborasi untuk Kawanua Berdoa bersama dengan keluarga Pahlawan Nasional R W Mongisidi (Bote). Kami sangat mengapresiasi akan kolaborasi ini karena adanya kepedulian DPP KKK untuk doa bersama dengan Pakasaan Bantik dan keluarga Bote, karena masyarakat Bantik tidak terlepas dari bencana ini juga. Semoga jiwa, semangat dan nilai kepahlawan R W Mongisidi, teraktualisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman termasuk covid-19 yang merupakan perang tidak kasat mata,” jelas Pokatong.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemangku Adat Anak Suku Bantik Minanga Malalayang AKBP Drs. Reino Bangkang, M.Si., memberikan respon positif atas kegiatan kawanua berdoa sebagai wujud implementasi iman umat yang percaya kepada Tuhan. Ditengah perayaan hut ke-76 NKRI, bangsa Indonesia diperhadapkan dengan pandemi covid-19, ini harus dilawan bersama setiap anak bangsa.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai wujud ketaatan kepada sang pemilik kehidupan. Walaupun hanya melalui zoom, ada kebersamaan yang tercipta untuk saling menguatkan dan melepas rindu dengan saudara-saudara anak suku Bantik diperantauan dan yang berada di banua Minanga,” ungkap Bangkang.

(Jo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here