Bunyi Tetengkoren Awali Megawati Buka Kampanye GaMa di GBK, Olly: Budaya Minahasa untuk Aura Kemenangan

0
5
Bunyi Tetengkoren Awali Megawati Buka Kampanye GaMa di GBK
Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memukul tetengkoren tanda dibukanya kampanye GaMa di GBK./istimewa

SULUTIMES, Jakarta – Kampanye akbar pasangan Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Prof Dr Mahfud MD (GaMa) berlangsung fenomenal di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu 3 Januari 2024. 

Menariknya kampanye akbar GaMa ini dibuka oleh Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Hj Prof (Hc) Megawati Soekarnoputri dengan memukul Tetengkoren.

Ini jelas unik dan punya pesan persatuan kedaerahan untuk NKRI, mengingat Tetengkoren merupakan alat musik khas Budaya Minahasa Sulawesi Utara.

Putra Sulut yang juga Bendahara Umum (Bendum) DPP PDI-Perjuangan Prof Dr (Hc) Olly Dondokambey SE mengatakan ini adalah makna positif untuk kemenangan GaMa di Pilpres.

“Budaya Minahasa buat aura kemenangan Ganjar Mahfud di Pilpres. GaMa pasti menang,” tegas sosok yang juga Ketua DPD PDI-Perjuangan Sulut itu melalui pesan WhatsApp pada wartawan media ini.

Adapun sesuai dilansir detikcom, acara dimulai usai Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga para Ketum pengusung Ganjar-Mahfud berada di lokasi. Cawapres 03, Mahfud MD juga terlihat menyapa pendukungnya.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Lantunan doa kemudian disampaikan, pendakwah lantas mengajak simpatisan untuk melantunkan salawat badar.

Sekjen PDIP Hasto sebelumya mengatakan Megawati bersama Ketum lainnya akan serentak memukul ‘tetengkoren’ dihadapan massa yang hadir. Kentongan merupakan simbol kearifan untuk menimbulkan suara keras mengingatkan semua pihak agar waspada menjelang hari H pencoblosan.

“Ini sebagai simbolisasi agar masyarakat tersadar untuk ikut menjaga kewaspadaan, melawan intimidasi dan kecurangan yang mungkin yang terjadi di Pilpres 2024 ini. Kentongan ini tradisi masyarakat secara kolektif dan simbol kewaspadaan serta hidup dalam tradisi bangsa. Masyarakat pun diajak untuk ikut berpartisipasi mengawal pemilu yang jurdil,” jelas Hasto.

(*/dct)

-
-

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini